PERAN BIMBINGAN DAN KEWIBAWAAN KYAI DALAM MEMBENTUK SIKAP TAWADHU’ DALAM BELAJAR DI RIBATH AN – NAJIYAH 2 PUTRA PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM TAMBAKBERAS JOMBANG

Amal, Ahmad Syaiful (2017) PERAN BIMBINGAN DAN KEWIBAWAAN KYAI DALAM MEMBENTUK SIKAP TAWADHU’ DALAM BELAJAR DI RIBATH AN – NAJIYAH 2 PUTRA PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM TAMBAKBERAS JOMBANG. Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
01 COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
02 ABSTRAKSI.pdf

Download (2MB)
[img] Text
03 DAFTAR ISI.pdf

Download (2MB)
[img] Text
04 BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text
05 BAB II.pdf

Download (2MB)
[img] Text
06 BAB III.pdf

Download (2MB)
[img] Text
07 BAB IV.pdf

Download (2MB)
[img] Text
08 BAB V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
09 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Untuk mengetahui peran Kyai dalam membimbingan Santri di Ribath An – Najiyah 2 Putra Pondok Pesantren Bahrul Ulum. 2) Untuk mengetahui peran Kewibawaan Kyai dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam pada santri di Ribath An – Najiyah 2 Putra Pondok Pesantren Bahrul Ulum.3) Untuk mengetahui faktor sikap Tawadhu’ yang ada pada para santri di An – Najiyah 2 Putra Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Metode pengumpulan data menggunakan metode interview (wawancara), metode observasi, metode dokumentasi dan juga angket. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk bimbingan yang dilakukan kyai dalam membentuk sikap tawadhu’ pada santri adalah dengan cara pendekatan secara personal dan memberikan kajian islami dengan bentuk mengaji, dan dijelaskan data- data diatas menurut hasil observasi, wawancara dan dokumentasi maka dalam bimbingan seorang pengasuh atau kyai harus bisa memberikan perhatian dengan cara pendekatan secara individu terhadap santrinya. Kewibawaan itu sesuatu yang susah dan tidak bisa muncul atau direkayasa. Kewibawaan yang sesungguhnya itu tidak bisa dibuat-buat jika ada rekayasa maka yang timbul itu adalah ketakutan saja, ketakutan terhadap seseorang itu bukan karna disegani, misalkan ada pengasuh itu galak ya yang ditakutkan itu ya karna galaknya itu tadi, bukan karena segan dari segi kepribadianya dan wibawa kyai tersebut. Sepertihalnya ketaatanmu kepada Allah maka makhluk-makhluk pun akan takut atau segan kepadamu, seperti kadar ketakutanmu kepada Allah maka makhluk-makhluk pun akan enggan dan segan kepadamu, seperti kadar pengabdianmu kepada allah maka seperti itulah kadar pengabdian makhluk kepadamu. Disini bahwa kewibawaan itu muncul karena ketaqwaan kita kepada Allah SWT, kewibaan itu akan muncul karena faktor internal kita sendiri kepada Allah atau ketaatan kita sendiri kepada Allah (ungkapan sufi besar Yusuf bin mu’ad). Jadi kewibawaan itu tidak kita bangun secara rekayasa tetapi muncul dengan sendirinya karena ketaatan kita kepada Allah. Kewibawaan itu muncul karena anugerah Allah SWT. Jadi kita bisa tahu bagaiman ketaatan kita kepada Allah bisa kita lihat dengan cara ketaatan anak-anak kepada kita karena itu adalah cermin bagi diri kita sendiri. Faktor dalam membentuk sikap tawadhu’ pada santri ialah kewibawaan kyai, suri tauladan kyai dan sikap santri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bimbingan; Kewibawaan Kyai dalam membentuk sikap Tawadhu’ dan Ribath An–Najiyah 2 Putra Bahrul Ulum
Subjects: Agama
Akhlak dan Tasawuf > Akhlak
Sosial dan Budaya Islam > Organisasi Islam
Divisions: Tarbiyah > Pendidikan Agama Islam (PAI)
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 13 May 2017 03:45
Last Modified: 13 May 2017 03:45
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/1016

Actions (login required)

View Item View Item