Otoritas Kiai Lokal Dalam Menyebarkan Moderasi Beragama Di Desa Pasuruhan Kayen Pati

Saputra, Wage (2023) Otoritas Kiai Lokal Dalam Menyebarkan Moderasi Beragama Di Desa Pasuruhan Kayen Pati. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (329kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (269kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (373kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (434kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (380kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (384kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (411kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (343kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bentuk otoritas Kiai lokal dalam menyebarkan moderasi agama, dan untuk mengetahui Peran Kiai Lokal Dalam Menyebarkan moderasi Beragama di Desa Pasuruhan Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan, kualitatif yang sumber data Responden atau narasumber dalam penelitian ini adalah Wawancara dengan para Kyai yang ada di Desa Pasuruhan,Wawancara dengan masyarakat di Desa Pasuruhan, Wawancara dengan para jam’iyah (masyarakat yang mengikuti kegitan-kegiatan keagaman) di Dasa Pasuruhan. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi yang di peroleh dari partisipan yang terkait dengan penelitian. Analisis data Analisis data mencakup semua analisis data yang dilakukan sebelum, selama, dan setelah berada di lapangan. Analisis data dalam penelitian kualitatif lebih terkonsentrasi pada prosedur pengumpulan data lapangan. Sebelum terjun ke lapangan, peneliti sudah melakukan analisis data. Data dari penyelidikan pendahuluan, atau data sekunder, dianalisis untuk menentukan topik penelitian.. Pengujian Keabsahan Data melalui Uji Kreadibilitas dari Perpanjangan pengamatan, Meningkatkan ketekunan, Triangulasi ada Triangulasi sumber Triangulasi teknik, Triangulasi waktu, Analisis kasus negatif, Hasil penelitian ini Di desa Pasuruhan, kyai memiliki tiga peran: pertama, Guru, atau kyai, mengajar masyarakat umum melalui berbagai kegiatan. Tahlilan, belajar mengaji, selapan, maulidan, ceramah, dan berbagai kegiatan kyai adalah beberapa di antaranya. Kedua, melalui banyak kegiatan ini para kyai dapat mempengaruhi mereka yang tidak mengikuti mereka yang lebih berstruktur agama. Ketiga, Kyai menumbuhkan kreativitas dan inisiatif pada generasi muda melalui berbagai kegiatan sosial budaya. Untuk memastikan bahwa kegiatan ini dilestarikan untuk generasi berikutnya. Model otoritas tradisional diwakili oleh kyai dalam uraian di atas. Alasan keberadaan sumber ini adalah karena telah dipraktikkan dalam waktu yang sangat lama dan diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya, atau ada karena keterampilan yang dimiliki. Dengan kata lain, itu adalah hasil dari keturunan. Sebagai ilustrasi, tunjukkan rasa hormat dan kepatuhan keluarga kerajaan. Selain itu, terus dihubungkan dengan jenis otoritas lain, seperti karismatik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorMohtador, MohUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Otoritas Kiai, Moderasi Beragama, Desa Pasuruhan
Subjects: Aqaid dan Ilmu Kalam > Aqidah menurut aliran-aliran atau sekte-sekte dalam Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Akidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 27 Jun 2023 01:54
Last Modified: 27 Jun 2023 01:54
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/10419

Actions (login required)

View Item View Item