Kehamilan Maryam dalam Perspektif Psikologis Tafsir Al-Misbah (Studi Ayat Al-Qur’an Surah Maryam: 18-23)

Sari, Siti Luthfia (2023) Kehamilan Maryam dalam Perspektif Psikologis Tafsir Al-Misbah (Studi Ayat Al-Qur’an Surah Maryam: 18-23). Undergraduate thesis, IAIN Kudus.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (417kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (481kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (716kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (981kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (500kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (979kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (304kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (607kB)

Abstract

Al-Qur’an memberikan motivasi ataupun dorongan terhadap manusia untuk memikirkan tentang kepribadiannya, tentang luar biasanya penciptaan Allah SWT dengan segala keunikan di setiap kejadiannya. Hal inilah yang menjadi dorongan terhadap manusia untuk mengadakan penelitian tentang jiwa dan rahasia-rahasianya. Sebagaimana yang terkandung dalam surat Maryam ayat 18-23 mengenai Psikologi Maryam menghadapi kejadian luar biasa saat detikdetik kelahiran nabi Isa as. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk menganalisis proses kehamilan Siti Maryam ketika mengandung nabi Isa as dalam al-Qur’an. 2) Untuk menganalisis kondisi psikis Siti Maryam dalam mengatasi cemooh dengan kehamilannya yang tidak melalui pernikahan. 3) Untuk menganalisis hikmah dari kejadian kehamilan Siti Maryam tanpa melalui pernikahan bagi umat sekarang. Jenis penelitian dalam skripsi ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang sumber datanya dikumpulkan dari bahan-bahan pustaka yaitu al-Qur’an, beberapa tafsir dan buku yang berkaitan dengan Ayat Al-Qur’an Surah Maryam: 18-23. Teknik analisis yang digunakan peneliti adalah analisis isi (Content Analysis), yaitu semua data yang terkumpul akan di analisis dan dipaparkan secara jelas. Hasil penelitian yang didapatkan, secara garis besar adalah bahwa sosok Maryam yang diabadikan dalam al-Quran merupakan wanita pilihan Allah SWT yang berasal dari keturunan baik, rajin beribadah, zuhud, mulia serta tersucikan dari berbagai bentuk keraguan dan akhlak yang buruk. Maryam menjadi satu- satunya wanita di dunia ini yang mengandung tanpa melakukan hubungan suami istri. Maryam memiliki gelar as-Shiddiqah karena sikap Maryam terhadap kabar akan kehamilannya yang disampaikan melalui malaikat Jibril as, bahwa Maryam langsung percaya dengan kalimat dan kabar gembira yang diberikan oleh Allah SWT. Maryam percaya bahwa semua yang terjadi dalam dirinya adalah atas kehendak Allah SWT. Tokoh Maryam yang diabadikan dalam al-Qur’an tertulis sebagai profil kebaikan untuk dicontoh terutama di kalangan perempuan zaman sekarang. Sikap taat dengan perintah Allah dan juga sikap menjaga kesucian dan kehormatan diri merupakan hal yang harus dicontoh. Dalam menjaga kesuciannya Maryam tidak pernah sekalipun keluar mihrab tempat Maryam mendekatkan diri kepada Allah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorMu'min, Ma'munUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Surah Maryam, Kehamilan Maryam, Psikologi
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan
Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 21 Oct 2023 04:53
Last Modified: 21 Oct 2023 04:53
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/11139

Actions (login required)

View Item View Item