Arifin, Fanidya Lasfitriani (2023) Konsep Negara dalam Pandangan Thomas Hobbes dan Al-Farabi serta Relevansinya di Negara Indonesia. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.
Text
01. COVER.pdf Download (1MB) |
|
Text
02. ABSTRAK.pdf Download (285kB) |
|
Text
03. DAFTAR ISI.pdf Download (193kB) |
|
Text
04. BAB I.pdf Download (510kB) |
|
Text
05. BAB II.pdf Download (417kB) |
|
Text
06. BAB III.pdf Download (501kB) |
|
Text
07. BAB IV.pdf Download (687kB) |
|
Text
08. BAB V.pdf Download (188kB) |
|
Text
09. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (306kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang konsep negara dari perspektif tokoh barat khususnya Thomas Hobbes dan dari tokoh timur khususnya Al-Farabi dan bagaimana relevansinya di wilayah Indonesia. Penelitian ini merupakan salah satu jenis penelitian kepustakaan, yaitu penelitian yang menggunakan sumber-sumber kepustakaan untuk mendapatkan informasi penelitian. Dalam tulisan ini, penulis mengambil sumber-sumber dari kajian esensial dan penunjang yang dapat dijadikan pedoman dari buku-buku, jurnal atau kajian pustaka yang sesuai dengan penelitian tersebut, karena dalam penelitian ini bersifat subjektif dan deskriptif yang menarik. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu pertama, bagaimana pandangan Thomas Hobbes dan Al-Farabi mengenai konsep negara. Kedua, Bagaimana relevansi konsep negara dalam pandangan Thomas Hobbes dan Al-Farabi di Indonesia. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah pendekatan filosofis, yaitu pendekatan yang bertujuan untuk menjelaskan inti, hikmah, dan hakekat segala sesuatu yang ada dibalik objek formalnya. Thomas Hobbes dan Al-Farabi adalah tokoh-tokoh filsafat yang dapat memberikan landasan informasi tentang suatu gagasan negara. Bila diambil dari pemikiran Al-Farabi, negara utama adalah arahannya untuk memberikan pencerahan dimana negara pada masanya telah mengalami kekacauan dari Dinasti Abbasiyah dan berbagai pemerintahan telah memberontak. Begitu pula dengan Thomas Hobbes, ketika bangsa mengalami kemerosotan moral, harga diri individu telah tertahan dari penjajah yang mengambil kebebasan yang tidak menentu sehingga muncul semangat dari pertimbangan Thomas Hobbes untuk memperbaiki masalah yang dialami negaranya, dengan itu Thomas Hobbes menjadikan Leviathan sebagai kekuatan luar biasa untuk mengimbangi keberadaan fondasi negara yang layak. Adapun hasil penelitian tersebut adalah Thomas Hobbes dan Al-Farabi memiliki berbagai perspektif dalam memberikan keamanan dan ketentraman suatu negara. Bagi Thomas Hobbes Leviathan adalah gambaran solidaritas untuk memerangi musuh-musuhnya, sedangkan Al-Madinah Al-Fadhilah membawa kemajuan dan keuntungan bagi masyarakat.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | Thomas Hobbes, Al-Farabi, Konsep Negara | ||||||
Subjects: | Sosial dan Budaya Islam > Politik Islam Ilmu-Ilmu Sosial > Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan |
||||||
Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Pemikiran Politik Islam | ||||||
Depositing User: | Perpustakaan IAIN Kudus | ||||||
Date Deposited: | 30 Oct 2024 07:23 | ||||||
Last Modified: | 30 Oct 2024 07:23 | ||||||
URI: | http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/12447 |
Actions (login required)
View Item |