Ayuni, Nanda (2024) Makna Tradisi Rebo Wekasan dan Pengambilan Air Salamun di Masjid Jami' Wali Al-Ma'mur Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus dalam Perspektif Aqidah Islam. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.
![]() |
Text
1. BAGIAN DEPAN.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (451kB) |
![]() |
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (469kB) |
![]() |
Text
4. BAB I.pdf Download (668kB) |
![]() |
Text
5. BAB II.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
6. BAB III.pdf Download (500kB) |
![]() |
Text
7. BAB IV.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
8. BAB V.pdf Download (458kB) |
![]() |
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (565kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tradisi Rebo Wekasan dan Pengambilan Air Salamun di Masjid Jami' Wali Al-Ma'mur Desa Jepang yang dilakukan oleh penyelenggara dan masyarakat. Setiap daerah memiliki karakter dan ciri yang berbeda-beda bergantung pada kondisi sosio kultur masyarakat. Kebiasaan masyarakat atau adat istiadat disebut juga dengan tradisi, tradisi merupakan implementasi dari kepercayaan masyarakat yang mengandung nilai moral sebagai penghormatan kepada nenek moyang. Penelitian ini menggunakan model pendekatan kualitatif lapangan dengan meneliti langsung masyarakat yang menyelenggarakan Tradisi Rebo Wekasan dan Pengambilan Air Salamun di Masjid Jami’ Wali Al-Ma’mur Kudus. Pada teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi (pengamatan), interview (wawancara), dan dokumentasi. Peneliti berusaha menganalisis data-data yang diperoleh dari informan kemudian data tersebut dikaitkan dengan teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Prosesi tradisi Rebo Wekasan dan pengambilan Air Salamun di Masjid Jami' Wali Al-Ma'mur Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus dilaksanakan atas berbagai rangkaian kegiatan, yaitu a) pembukaan tradisi Rebo Wekasan dan pengajian umum, b) bazar produk UMKM dan pentas Seni, c) khotmil al-Qur'an bil ghoib dan khotmil al-Qur'an bin nadhor di Masjid Jami' Wali Al-Ma'mur Desa Jepang, kirab Budaya Rebo Wekasan dan kirab Air Salamun, ritual dan pengambilan Air Salamun. 2) Makna tradisi Rebo Wekasan dan pengambilan Air Salamun yaitu terkait a) hubungan manusia dengan Allah berupa penghambaan diri untuk selalu meminta pertolongan dan pelindungan-Nya dan b) hubungan manusia dengan manusia lainnya dengan diadakannya rangkaian tradisi Rebo Wekasan dan ritual pengambilan Air Salamun. 3) Makna tradisi Rebo Wekasan dan pengambilan Air Salamun dalam perspektif aqidah Islam behubungan dengan a) tauhid rububiyah yakni meyakini bahwa alam semesta dan seisinya merupakan ciptaan Allah, sehingga keberadan alam dan isinya hendaknya diambil hikmah, b) tauhid uluhiyah dimana setiap perbuatan diniatkan hanya untuk menghamba kepada Allah, dan c) al-asma wa shiffat Allah sebagai teladan manusia dalam berkehidupan
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | Aqidah Islam, Air Salamun, Rebo Wekasan | ||||||
Subjects: | Sosial dan Budaya Islam > Adat Istiadat Islam | ||||||
Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Akidah dan Filsafat Islam | ||||||
Depositing User: | Perpustakaan IAIN Kudus | ||||||
Date Deposited: | 21 Feb 2025 02:12 | ||||||
Last Modified: | 21 Feb 2025 02:12 | ||||||
URI: | http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13759 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |