Tradisi Buwuh Dalam Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah)

Nikmah, Laila Afidatun (2024) Tradisi Buwuh Dalam Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah). Undergraduate thesis, IAIN Kudus.

[img] Text
COVER-KATA PENGANTAR.pdf

Download (873kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (187kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (387kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (466kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (452kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (602kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (898kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (192kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (315kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik budaya tradisi buwuh pada pesta hajatan walimahan di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, dari perspektif sosiologi hukum Islam. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui implikasi dan pengaruh atau dampak dari praktik tradisi buwuh dalam pesta hajatan walimahan terhadap perilaku masyarakat Desa Somosari. Walimah merupakan perayaan yang mengandung unsur kebahagiaan yang dilakukan oleh masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Somosari. Pada acara tersebut, pemilik hajatan akan mengundang tamu yang memberikan buwuhan sebagai bentuk turut berbahagia. Buwuhan tersebut terdiri dari beberapa jenis yaitu dapat berupa kebutuhan makanan pokok seperti beras, gula, mie dan aneka jajanan yang biasanya dibawa oleh para ibu-ibu desa somosari. Adapun jenis buwuhan berupa amplop yang berisikan sejumlah uang, dan rokok yang biasanya dibawakan oleh para laki-laki Desa Somosari. Ada pula buwuhan yang berupa kado yang biasanya dibawakan oleh para remaja Desa Somosari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dari masyarakat Desa Somosari dan ditunjang dengan sumber data sekunder yang diambil dari berbagai macam sumber yang relevan baik dari skripsi terdahulu, buku-buku, literatur dan jurnal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui analisis interaktif yang terdiri atas empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktik buwuhan ini, si penerima buwuhan diharapkan mengembalikan buwuhan saat si penyumbang mengadakan pesta hajatan. Namun, dari perspektif sosiologi hukum Islam, praktik buwuhan ini tidak dianjurkan jika memberatkan pihak penerima dan berpotensi menimbulkan hutang piutang. Meskipun demikian, tradisi buwuh tetap diperbolehkan dan dilestarikan karena tidak melanggar syariat hukum Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorRahma, Nabila LuthvitaUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Praktik Buwuhan, Walimahan, Sosiologi Hukum Islam
Subjects: Fiqih, Hukum Islam > Sosiologi Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 28 Feb 2025 07:32
Last Modified: 28 Feb 2025 07:32
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13810

Actions (login required)

View Item View Item