Lestari, Puji Ayu (2024) Upacara Tumplak Punjen dalam Prosesi Pernikahan Anak Bungsu di Desa Sengonbugel Mayong Jepara Tinjauan Aqidah Islam. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.
![]() |
Text
1. COVER.pdf Download (726kB) |
![]() |
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (328kB) |
![]() |
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (366kB) |
![]() |
Text
4. BAB I.pdf Download (366kB) |
![]() |
Text
5. BAB II.pdf Download (472kB) |
![]() |
Text
6. BAB III.pdf Download (376kB) |
![]() |
Text
7. BAB IV.pdf Download (505kB) |
![]() |
Text
8. BAB V.pdf Download (350kB) |
![]() |
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (339kB) |
Abstract
Pernikahan didasari oleh naluri alami manusia yang meliputi kebutuhan untuk hidup berdampingan, kebutuhan untuk memiliki keturunan, dan kebutuhan terhadap rasa kasih sayang dan persaudaraan. Pernikahan diharapkan hanya terjadi sekali seumur hidup, dikarenakan pernikahan adalah peristiwa suci serta sakral dan menjadi kenangan seumur hidup. Pernikahan juga melambangankan kehormatan, kejayaan, prestasi dan prestise orang tua serta pasangan pengantin. Upacara pernikahan adat yang dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia sangatlah berbeda-beda antara satu suku dengan suku lainnya. Upacara pernikahan adat Jawa dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu, upacara sebelum pernikahan, upacara hari pelaksanaan pernikahan dan upacara sesudah pernikahan. Melihat obyek kajian dalam penelitian ini, yaitu “Upacara Tumplak punjen dalam prosesi“ maka penelitian ini menggunakan jenis penelitian penelitian lapangan. Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat diskriptif. Penyajian data dan format deskriptif bertujuan untuk menggambarkan, meringkas berbagai kondisi, berbagai situasi atau fenomena yang timbul di masyarakat yang menjadi obyek penelitian itu. Metode penelitian kualitatif merupakan proses penelitian yang berkesenimbangan sehingga tahap pengumpulan data, pengolahan data dan analisis data dilakukan secara bersamaan selama proses penelitian. Peneliti melakukan penelitian langsung di dalam masyarakat yang sekiranya mendapatkan informasi yang jelas untuk hasil penelitian ini. Desa Sengonbugel berdasarkan pengelolaannya merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara Berikut kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan penelitian “Upacara Tumplak Punjen Dalam Prosesi Pernikahan Anak Bungsu Di Desa Sengonbugel Mayong Jepara”. i. Pelaksanaan tradisi tumplak punjen dilakukan dengan melingkari uborampe sebanyak tiga kali yang berjalan melawan arus jam, selanjutnya ibu memberikan minum kepada seluruh keluarga, dan yang terakhir ibu memberikan kantong dan dilanjutkan dengan pembagian uborampe dengan jumlah dan berat yang sama rata. ii. Nilai-nilai atau esensi yang terdapat dapat tradisi tumplak punjen yaitu nilai syukur dengan melaksanakan tradisi tumplak punjen yang memiliki makna doa dan harapa harapan orang tua terhadap anaknya, nilai akhlak adanya kerukunan antara masyarakat, tetangga, dan keluarga sehingga menguatkan ukhuwah Islamiyah. iii. Tantangan yang dihadapi dalam melestarikan tradisi tumplak punjen yaitu, faktor internal yang berkaitan dengan rendahnya kesadaran, kemauan dan pengetahuan tentang tumplak punjen faktor eksternal, kurangnya perhatian dari masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat mengenai pentingnya melestarikan tradisi tumplak punjen
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | Upacara Tumplak Punjen,Pernikahan Anak Bungsu,Aqidah Islam | ||||||
Subjects: | Akidah dan Ilmu Kalam > Kepercayaan tentang hal-hal tertentu | ||||||
Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Akidah dan Filsafat Islam | ||||||
Depositing User: | Perpustakaan IAIN Kudus | ||||||
Date Deposited: | 11 Mar 2025 03:58 | ||||||
Last Modified: | 11 Mar 2025 03:58 | ||||||
URI: | http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13929 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |