Faqih, Muhammad Nur (2024) Kisah Keluarga Ali Imran Perspektif Tafsir al-Misbah (Analisis Qur’an Surah Ali Imran Ayat 33-37). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.
![]() |
Text
1. COVER.pdf Download (3MB) |
![]() |
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (192kB) |
![]() |
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (219kB) |
![]() |
Text
4. BAB I.pdf Download (349kB) |
![]() |
Text
5. BAB II.pdf Download (591kB) |
![]() |
Text
6. BAB III.pdf Download (239kB) |
![]() |
Text
7. BAB IV.pdf Download (587kB) |
![]() |
Text
8. BAB V.pdf Download (218kB) |
![]() |
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (328kB) |
Abstract
Qashash al-Qur’an merupakan peristiwa yang dihubungkan dengan berbagai hukum sebab dan akibat yang logis, sehingga dapat menarik minat masyarakat yang berkepentingan untuk mendengarnya. Selain itu, dalam sebuah kisah terdapat sedikit pesan dan contoh tentang umat pada masa dahulu, sehingga menjadi salah satu alasan orang mau untuk mendengar dan menelusuri lebih jauh pelajaran dari kisah tersebut. Kisah Imran salah satunya adalah kisah pendidikan dalam keluarga. Pendidikan pada dasarnya merupakan ikhtiar ikhlas para orang tua untuk mensyukuri anugerah dan mengemban amanat dari Allah SWT. Oleh karena itu, didikan ketat yang didapat merupakan hak anak. Dengan memahami hakikat anak, diharapkan orang tua akan memahami komitmen dan kewajibannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pertama, untuk mengetahui dan menganalisis kisah keluarga Ali Imran dalam al-Qur’an. Kedua, surah Ali Imran ayat 33-37 dalam tafsir al-Misbah. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode jenis penelitian kepustakaan (Library Reseach). Penelitian ini disajikan dengan teknis analisis deskriptif, yaitu dengan menjelaskan ayat per ayat yang berkaitan yang merujuk pada kitab al-Misbah sebagai induk atau sumber primer dan karya-karya yang lain sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian (1) kisah keluarga Imran bukan hanya sekedar cerita yang mengundang kekaguman akan keteladanan pada keluarga tersebut, namun juga memuat konsep pengasuhan anak yang dapat dirumuskan menjadi metode-metode yang tepat di era modern sekarang ini. Imran memiliki sejumlah anak. Yang pertama adalah seorang putri bernama Asy-ya’. Wanita ini kemudian menikah dengan Nabi Zakariya as. Pasangan ini dikaruniai seorang putra yang menjadi utusan Allah, Nabi Yahya as. Anak keduanya adalah Maryam. Nama Muslimah ini diabadikan dalam sebuah surah di al-Qur’an. Ia adalah ibunda yang melahirkan Nabi Isa as. Imran adalah seorang ahli shalat dari kalangan bani israil pada zamannya. Ibu Maryam adalah Hannah bin wafud, seorang wanita ahli ibadah. (2) Analisis kisah keluarga yang dapat tergambar dari penafsiran QS. Ali Imran ayat 33-37 dalam Kitab Tafsir al-Misbah adalah Pembangunan Keluarga dengan Teladan Rasulullah SAW. Keshalihan Orang Tua, Penanaman Kebebasan dan Kemerdekaan pada Anak, Kesetaraan Anak Perempuan dan Anak Laki-laki, Pemberian Lingkungan yang Baik, Peka Terhadap Keistimewaan Anak, Penyediaan Tempat Pribadi Untuk Anak, Menghargai Rahasia Anak. Banyak kisah yang mengandung pelajaran di dalam al-Qur’an, salah satunya kisah Keluarga Imran. Imran bukanlah sosok Nabi dan Rasul, namun sebagai orang saleh yang namanya tertulis secara abadi di dalam Kitab Suci. Kisah keluarga Imran yang begitu mulia memberikan pesan kepada segenap muslim untuk berupaya menyiapkan generasi terbaik. Keluarga Imran adalah keluarga yang memiliki sikap dan perilaku mulia, dan hal ini diketahui oleh khalayak masyarakat pada masa itu.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | Keluarga Ali Imran,Tafsir Al-Misbah,Surah Ali Imran Ayat 33-37 | ||||||
Subjects: | Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an | ||||||
Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir | ||||||
Depositing User: | Perpustakaan IAIN Kudus | ||||||
Date Deposited: | 11 Mar 2025 05:19 | ||||||
Last Modified: | 11 Mar 2025 05:19 | ||||||
URI: | http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13941 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |