Rizqi, Akfi Yusria (2024) Tradisi Khataman Al-Qur’an di Majlis Ta’lim Al Wishol Desa Mayonglor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara (Kajian Living Qur'an). Undergraduate thesis, IAIN Kudus.
![]() |
Text
1. COVER.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (268kB) |
![]() |
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (230kB) |
![]() |
Text
4. BAB I.pdf Download (359kB) |
![]() |
Text
5. BAB II.pdf Download (572kB) |
![]() |
Text
6. BAB III.pdf Download (285kB) |
![]() |
Text
7. BAB IV.pdf Download (538kB) |
![]() |
Text
8. BAB V.pdf Download (220kB) |
![]() |
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (297kB) |
Abstract
Eksistensi Tradisi Khataman Al-Qur’an terkadang tergerus oleh berkembangnya zaman, akan tetapi tidak dengan Tradisi Khataman Al-Qur’an di Majlis Ta’lim Al Wishol Desa Mayonglor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara yang hingga saat ini keberadaannya masih tetap eksis meskipun digempur oleh era modernisasi. Sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang, praktik pelaksanaan dan makna Tradisi Khataman Al-Qur’an di Majlis Ta’lim Al Wishol Desa Mayonglor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif dalam ranah living Qur’an. Data yang dikumpulkan berasal dari data primer berupa hasil survei dan wawancara dengan informan dan data sekunder yang berupa foto dokumentasi dan hasil pengamatan pelaksanaan khataman Al-Qur’an di Majlis Ta’lim Al Wishol Desa Mayonglor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tradisi Khataman Al-Qur’an di Majlis Ta’lim Al Wishol Desa Mayonglor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara ini berawal dari sebuah perwujudan akan kegelisahan sang pengasuh yang berupaya untuk melestarikan al-Qur'an terutama bagi santri yang sudah khatam 30 juz atau sudah haflah/wisuda agar semakin terbiasa dan tetap lancar dan tartil dalam membaca Al-Qur’an. Praktik Pelaksanaan Tradisi Khataman ini dilaksanakan rutin setiap malam Jum’at pertama di bulan Hijriyah di aula putra, yang mana sebelumnya diawali dengan tawasul dan dilanjutkan khataman lalu tahlil setelah pembacaan satu juz satu orang secara acak, dan penggunaan pengeras suara secara acak agar keseluruhan merasa terbiasa. Makna yang dirasakan dalam keikutsertaan dalam Tradisi Khataman Al-Qur’an studi Qur'an di Majlis Ta’lim Al Wishol Desa Mayonglor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara ini yaitu bisa terus murajaah membaca Al-Qur’an dengan lebih baik, tartil dan tetap dengan menjaga kelancarannya, dengan perasaan senang karena sebagai media hiburan dari rutinitas, juga sebagai media silaturahmi antar santri serta pengasuh, dan juga untuk pembelajaran keistiqomahan serta harapan akan keutamaan Al-Qur’an yang sudah dijanjikan.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | Khataman, Al-Qur’an, Living Qur'an, Tradisi | ||||||
Subjects: | Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan | ||||||
Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir | ||||||
Depositing User: | Perpustakaan IAIN Kudus | ||||||
Date Deposited: | 24 Mar 2025 04:17 | ||||||
Last Modified: | 24 Mar 2025 04:17 | ||||||
URI: | http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/14087 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |