Konsep Amar Ma’ruf Nahi Munkar Menurut M. Quraisy Shihab Dalam Tafsir Al-Misbah Dan Implementasinya Pada Masyarakat Di Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus.

Khafidhoh, Noor (2020) Konsep Amar Ma’ruf Nahi Munkar Menurut M. Quraisy Shihab Dalam Tafsir Al-Misbah Dan Implementasinya Pada Masyarakat Di Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. BAGIAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (506kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (257kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (440kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (835kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (430kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (870kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (424kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (478kB)

Abstract

v ABSTRAK Noor Khafidhoh, (1630110001). Konsep Amar Ma‟ruf Nahi Munkar Menurut M. Quraisy Shihab Dalam Tafsir Al-Misbah Dan Implementasinya Pada Masyarakat Di Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus. Skripsi. Kudus: Fakultas Ushuluddin, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT). IAIN Kudus. 2020. Penelitian ini bertujuan (1)Untuk mengetahui konsep Amar Ma‟ruf Nahi Munkar menurut M. Quraish Shihab dalam tafsir Al-Misbah, (2) untuk mengetahui bagaimana implementasi amar ma‟ruf nahi munkar di Desa Kedungdowo Kaliwungu Kudus, (3) untuk mengetahui dampak adanya amar ma‟ruf nahi munkar pada masyarakat di Desa Kedungdowo Kaliwungu Kudus secara aktual. Dalam penelitian ini, menggunakan metode kualitatif, sumber data primer berupa buku tafsir, sumber sekunder tokoh masyarakat Desa Kedungdowo, baik tokoh masyarakat, agama, pemerintah Desa Kedungdowo yang terkait dengan amar ma‟ruf nahi munkar, teknik pengumpulan data meliputi, observasi, dokumentasi, dan wawancara, dan teknik analisis datanya menggunakan bentuk deskriptif. Berdasarkan analisis yang peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa, Amar Ma‟ruf Nahi Munkar merupakan wujud rasa kepedulian kita terhadap sesama muslim. Karena dengan semangat tersebut dapat menumbuh kembangkan rasa saling kasih mengasihi terhadap sesama muslim. Untuk hukumnya sendiri amar ma‟ruf nahi munkar adalah fardu kifayah bukan fardu „ain. Jika sebagian orang telah melaksanakannya, maka gugurlah kewajibannya bagi yang lain. Allah Swt berfirman dalam Qur’an surat Ali-Imran ayat 104 yang berbunyi:                 Artinya: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” Bila sebagian umat seperti yang telah disebutkan dalam ayat di atas telah menunaikan tugas amar ma‟ruf nahi munkar, maka kewajiban kalangan yang lainnya akan gugur. Tetapi diisyaratkan bagi kalangan penegak amar ma‟ruf nahi munkar harus memiliki kapabilitas untuk menegakkan syiar ini dengan catatan bahwa amar ma‟ruf nahi munkar pada beberapa kondisi hukumnya fardlu ‘ain. Kata Kunci: Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Implementasi dan Hambatannya, di Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu Kudus

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Implementasi dan Hambatannya, di Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu Kudus
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an
Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Kandungan Al-Qur`an
Divisions: Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 08 Feb 2021 06:48
Last Modified: 08 Feb 2021 06:48
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/3492

Actions (login required)

View Item View Item