Pembentukan Karakter Disiplin Dan Tawadhu’ Santri Melalui Pembiasaan Sholat Subuh Berjamaah (Studi Analisis Santri di Pondok Pesantren Al-Amin Temulus Mejobo Kudus)

Mu’arif, Ahmad (2020) Pembentukan Karakter Disiplin Dan Tawadhu’ Santri Melalui Pembiasaan Sholat Subuh Berjamaah (Studi Analisis Santri di Pondok Pesantren Al-Amin Temulus Mejobo Kudus). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (430kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (269kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (556kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (716kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (299kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (715kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (255kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (407kB)

Abstract

Skripsi ini membahas pembentukan kedisiplinan dan tawadhu’ santri di Pondok Pesantren Al-Amin Mejobo. Kedisiplinan dan tawadhu’ menjadi sorotan dalam dunia pendidikan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Karakter sendiri merupakan pengaplikasian dari kebiasaan. Penelitian ini fokus pada bagaimana pembentukan karakter disiplin dan tawadhu’ dantri melalui pembiasaan shalat subuh berjamaah di Pondok Pesantren Al-Amin Temulus Mejobo Kudus. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif serta menggnkan metode penelitian studi kasus. Data-data dikumpulkan dengan metode: 1) Observasi, 2) Wawancara, dan 3) Dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Metode pelaksanaan sholat subuh berjamaah dalam membentuk karakter disiplin dan tawadhu’ Pondok Pesantren Al-Amin Temulus Mejobo Kudus yaitu: a) tepat waktu, saat terdengar adzan harus segera ke masjid melalui pemberian peraturan dan pengumuman maklumat di mana santri harus datang lima menit sebelum bapak kyai datang, b) wiridan setelah shalat (riyadhoh dalailul khoirot), c) metode teladan yang baik (uswah hasanah) dari pengasuh, ustadz dan pengurus pondok. 2) Faktor pendukungnya: a) tersedianya media elektronik seperti spiker maupun bel, b) adanya tarhim shalawat sebelum shalat subuh berjamaah, c) pengasuh memberikan pengumuman (maklumat), dan d) adanya suri teladan pengasuh, ustadz maupun pengurus pondok. Sedangkan faktor penghambatnya adalah a) munculnya sikap malas dari individu santri, b) ketika pengasuh/ustadz keluar kota, c) banyak kegiatan yang terlalu malam yang dilakukan santri, dan d) listrik padam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Disiplin, Tawadhu’, Subuh Berjamaah
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi
Fiqih > Ibadah > Shalat
Akhlak dan Tasawuf > Tasawuf
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 20 May 2021 04:15
Last Modified: 20 May 2021 04:15
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/4207

Actions (login required)

View Item View Item