Maqamatul Yaqin (Tela’ah Dalam Tradisi Sufistik Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy)

Yuliani, Oni Putri (2019) Maqamatul Yaqin (Tela’ah Dalam Tradisi Sufistik Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy). Undergraduate thesis, IAIN Kudus.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (455kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (451kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (688kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (809kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (302kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (585kB)

Abstract

Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy merupakan mursyid dari thariqat Qadiriyah wa Naqsabandiyah dan pendiri Pondok Pesantren al Fithrah di Kedinding Surabaya. Pada penelitian ini berfokus pada pemikiran sufistik Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy, karena banyak konsep sufistik yang beliau nyatakan. Dalam penelitian ini juga mencoba mengungkap konsep Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy pada ranah sufistik yang beliau terapkan di kehidpan sehari-harinya, tidak hanya oleh dirinya sendiri, melainkan juga murid-muridnya serta para pengikutnya. Dan adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep sufistik Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy, dan berfokus pada maqamat beliau, yang sudah dijelaskan dalam khotbahnya serta didalam kitab-kitab karangannya. Dan tujuan lain dari penelitian ini adalah menggambarkan tentang bagaimana mengimplentasikannya dalam kehidpan sehari-hari. Penulis berpendapat bahwa maqamat dari Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy berbeda dengan tokoh sufi sebelumnya, dari tahapan-tahapan dan juga pesannya. Perbedaan yang paling menonjol adalah bahwa para pengikut thariqat tidak harus mengikuti langkah-langkah maqamat yang sudah tentukan oleh para tokoh sufi sebelumnya, menurut beliau para pengikutnya boleh maqamat mana yang akan dijalani sesuai dengan kemampuan yang ada pada diri mereka. Penelitian ini bersifat kepustakaan (Library research). Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yakni dengan menggumpulakn data dan fakta melalui bebagai sumber untuk menemukan hasil analisis yang memiliki nilai keauntetikan. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisi yakni menganalisa sebuah karya Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy mengenai Maqamatul Yaqin. Muntakhabat Fi Rabithatil Qalbiyyah Wa Shilatir Ruhiyyah sebagai rujukan pertama untuk menjabarkan penjelasan Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy mengenai tasawuf dan tingkatan yang harus dijalani seorang sufi, dan dijelaskan lebih mendalam dalam karya lain yang mendeskripsikan pemikiran Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy mengenai Maqamatul Yaqin. Dari penelitian ini ditemukan hasil bahwa maqamat yang dijalani haruslah mampu menambah pengetahuan atau yaqin dalam diri tersebut, dan menambah kita lebih dekat dengan Allah SWT, serta percaya akan Dzat-Nya Allah SWT. Terdapat tahapan-tahapan tertentu dalam menjalankan setiap maqam oleh setiap para sufi, yang terkadang berbeda-beda karena berdasarkan pengalaman spiritalnya masing-masing. Maqmatul Yaqin ini adalah sebuah ,aqam atau tingkatan dalam tasawuf yang digunkan Hadhrotusy Syaikh Al Murobby Al Mursyid Achmad Asrori Al Ishaqy dan tokoh-tokoh sufi sebelumnya, dan maqamat ini juga sudah dilakukan sejak zaman Nabi Muhammad SAW

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Thariqah, Maqatul Yaqin, Sufistik
Subjects: 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 390 Adat Istiadat > Adat Istiadat Setempat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 11 Jun 2021 03:07
Last Modified: 11 Jun 2021 03:07
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/4411

Actions (login required)

View Item View Item