Implementasi Air Asma’ Sebagai Media Terapi Penyakit Non Medis oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Kudus (Kajian Surah Al-Anfal Ayat 11)

Aftoni, Muhammad (2020) Implementasi Air Asma’ Sebagai Media Terapi Penyakit Non Medis oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Kudus (Kajian Surah Al-Anfal Ayat 11). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (351kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (245kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (460kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (687kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (285kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (231kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (264kB)

Abstract

Penggunaan air sebagai media pengobatan telah dilakukan sejak zaman dahulu. Penggunaan air sehingga dapat dijadikan sebagai obat, pada setiap daerah, suku, ataupun organisasi memiliki cara yang berbeda. Dalam penelitian ini, air yang telah dibacakan doa dan ayat-ayat Alquran disebut dengan air asma’. Kegiatan pengobatan dengan media air asma’ ini dilakukan oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Kudus, yaitu pada salah satu metodenya yang disebut Metode Air Asma’. Pada Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Kudus, air asma’ diberikan sesaat sebelum dan sesudah pelaksanaan ruqyah. Sebelum pelaksanaan ruqyah, air bekerja sebagai pendeteksi gangguan apa yang terjadi pada tubuh. Ketika air mampu mendeteksi gangguan apa yang dialami oleh tubuh, peruqyah dapat menentukan metode pengobatan yang akan diberikan selanjutnya. Air asma’ diberikan juga sesudah ruqyah, hal ini bertujuan supaya air mampu menetralisir tubuh setelah diruqyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode field research (penelitian lapangan) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi , wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis datanya menggunakan analisis data sebelum, selama, dan setelah dilapangan yang mengandung tiga proses yaitu, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitiannya adalah sebagai berikut: Pelaksanaan terapi dengan metode air asma’ menggunakan dua jenis air. Pertama Air putih murni, yang dipilih karena belum tercampur zat-zat dari luar serta relatif mudah untuk didapatkan. Kedua, air putih yang dicampur dengan ekstra daun bidara. Air dengan ekstra daun bidara digunakan karena mampu mendeteksi dengan cepat gangguan apa yang terjadi pada tubuh. Terapi pengobatan dengan media air oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja terdapat beberapa tahap, yaitu: tahap pembuatan air asma’, tahap terapi ruqyah dengan beberapa metode yang disesuaikan dengan keadaan pasien, dan tahap setelah terapi dengan pemberian air asma’ dan saran-saran untuk pasien. Pengobatan dengan media air tidak kalah baik dengan pengobatan medis pada umumnya. Pengobatan dengan media air menjadi efektif karena masih sangat mudah menemukan air bersih. Pembacaan ayat-ayat Alquran dan doa juga memberikan pengaruh positif pada air dan pada akhirnya akan direspon positif juga oleh tubuh

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Terapi air, Air asma’, Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Kudus
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an
Divisions: Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 22 Jun 2021 02:30
Last Modified: 22 Jun 2021 02:30
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/4457

Actions (login required)

View Item View Item