Konsep Ulama Dalam Al-Qur’an (Studi Komparasi Penafsiran Syekh Muhammad Mutawalli Al-Sya’rawi dalam Tafsir Al-Sya’rawi dan Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah)

Ghofur, Abdul (2021) Konsep Ulama Dalam Al-Qur’an (Studi Komparasi Penafsiran Syekh Muhammad Mutawalli Al-Sya’rawi dalam Tafsir Al-Sya’rawi dan Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
Cover-Pengantar.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (227kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (388kB)
[img] Text
Bab1.pdf

Download (854kB)
[img] Text
Bab2.pdf

Download (945kB)
[img] Text
Bab3.pdf

Download (585kB)
[img] Text
Bab4.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab5.pdf

Download (197kB)
[img] Text
Daftar pustaka.pdf

Download (487kB)

Abstract

Penelitian ini adalah studi komparasi pemikiran tokoh tafsir tentang konsep ulama dalam al-Qur’an. Penelitian ini diangkat dari problem sosial yang terjadi di sebagian masyarakat karena salah paham dalam memahami istilah ulama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep ulama dalam al-Qur’an perspektif dua tokoh tafsir yaitu Syekh M. Mutawalli al-Sya’rawi dan M. Quraish Shihab. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (Library Research) dengan menggunakan metode perbandingan (Comparative Method) sebagai Metode Penelitiannya. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan hermeneuitika. Data–data penafsiran tentang istilah ulama dikumpulan dengan teknik dokumentasi dan dianalisis dengan teknik analisis isi dan komparatif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa konsep ulama menurut Syekh Muhammad Mutawalli al-Sya’rawi adalah orang-orang yang memiliki pengetahuan tentang suatu keilmuan yang meliputi ilmu syariat (agama) atau ilmu kauniyat (pengetahuan alam) sehingga terdapat dua kualifikasi ulama yakni Ulama Syari’at (agama) yang menguasai ilmu syari’at dan Ulama Sains yang menguasai ilmu Kauniyat. Sedangkan menurut M. Quraish Shihab adalah orang-orang yang mampu memahami dengan dalam ayat-ayat Allah, dapat berupa ayat-ayat yang sifatnya keagamaan atau dapat juga berupa ayat-ayat yang sifatnya non-keagamaan (alam-sosial) sehingga dengan pemahaman tersebut dapat menjadikannya mengetahui hakikat Tuhan dan hubungan-Nya dengan alam semesta ini sebagai Sang Pencipta serta harus disertai dengan karakter spiritual seperti khasyah dan yang lainnya untuk dapat disebut sebagai seorang ulama. Persamaan konsep ulama menurut Syekh M. Mutawalli al-Sya’rawi dan M. Quraish Shihab adalah Pertama, persamaan dalam pengertian ulama. Kedua, dalam kualifikasi ulama yakni ulama dikategorikan menjadi dua (Ulama ahli ilmu agama dan ulama ahli non non-keagamaan). Dan ketiga, dalam kedudukan dan peran ulama yang meliputi ulama sebagai pembawa ilmu agama, sebagai tempat mencari solusi atas masalah umat, orang yang membantu manusia untuk mengenal Tuhannya, dan sebagai pemimpin dalam masyarakat. Adapun perbedaannya adalah penyebutan istilah dalam kualifikasi ulama. Syekh M. Mutawalli al-Sya’rawi mengistilahkan ulama syariat dan kauniyat yang berdampak pada makna sempit sedangkan M. Quraish Shihab mengistilahkan ulama Agama dan Umum(Alam-sosial) yang berdampak pada makna yang lebih luas.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tafsir, Ulama, Mutawalli Al-Sya’rawi, Quraish Shihab.
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an > Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 16 Sep 2021 02:21
Last Modified: 16 Sep 2021 02:21
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/5158

Actions (login required)

View Item View Item