Tradisi Mupu Anak Sebagai Stimulan Kehamilan Ibu Angkat Presepektif Hukum Islam ( Studi Kasus Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak)

Adhim, Dzikron (2021) Tradisi Mupu Anak Sebagai Stimulan Kehamilan Ibu Angkat Presepektif Hukum Islam ( Studi Kasus Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (453kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (300kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (752kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (513kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (883kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (370kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (579kB)

Abstract

Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui Tradisi Mupu Anak Sebagai Stimulan Kehamilan Ibu Angkat di Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak, Untuk Mengetahui Tradisi Mupu Anak Presepektif Hukum Islam. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam metode penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data diperoleh melalui data primer (berkaitan dengan subjek peneklitian) dan data sekunder (berkaitan dengan literatur yang berkaitan dengan objek penelitian), dengan tehnik pengumpulan data baik wawancara (dengan pelaku keluarga mupu anak dan tokoh agama maupun masyarakat setempat), observasi maupun dokumentasi. Kemudian dilakukan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan metode, dan tahap trakhir dengan tehnik analisis berupa reduksi data display data dan kesimpulan. Kesimpulan dari skripsi ini adalah tradisi mupu anak sebagai stimulan kehamilan ibu angkat di Desa Babalan Kecamat Wedung Kabupaten Demak sebenarnya hanya sebatas menggunakan tradisi semata, maksudnya kesepakatan mupu anak ini hanya berdasarkan hukum yang sudah berkembang di tengah-tengah masyarakat saja, dan tradisi seperti itu diperbolehkan oleh agama Islam, karena niat orang tua angkat mupu anak untuk mensejahterakan baik berupa sandang, pangan dan memberi pendidikan itu jelas dibenarkan. Dan juga dari kedua orang tua angkat ataupun kandung tidak memutuskan tali silaturahmi, meskipun sudah diasuh oleh orang tua angkat, orang tua kandung tetap diperbolehkan untuk menemui anak tersebut dan dari orang tua angkat tidak memutuskan nasab anak dari orang tua kandung. Mupu anak disini hanya untuk pemeliharaan dan kesejahteraan anak saja.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Adopsi Anak, Hukum Islam.
Subjects: Fiqih
Fiqih > Hukum Perkawinan (Munakahat) > Menyusui dan Mengasuh/Memelihara Anak
Divisions: Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 16 Sep 2021 02:31
Last Modified: 16 Sep 2021 02:31
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/5160

Actions (login required)

View Item View Item