Kajian Surah Al-Ashr Dalam Tafsir Al-Misbah Karya M. Quraish Shihab (Studi Kasus Manajemen Waktu Santri Pondok Tahfidz Nurul Qur’an MAN 1 Kudus)

Hasyim, Muhammad (2021) Kajian Surah Al-Ashr Dalam Tafsir Al-Misbah Karya M. Quraish Shihab (Studi Kasus Manajemen Waktu Santri Pondok Tahfidz Nurul Qur’an MAN 1 Kudus). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. BAGIAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (419kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (275kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (393kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (820kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (375kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (697kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (280kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (396kB)

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang manajemen waktu santri yang berada di pondok pesantren Nurul Qur’an MAN 1 Kudus dalam menghafal al-Qur’an. Santri Nurul Qur’an memanfaatkan waktu dengan baik sesuai dengan jadwal kegiatan pondok pesantren. Dalam surah al-Ashr menjelaskan tentang pentingnya waktu, maka santri yang menghafal al-Qur’an harus menggunakan waktu dengan sebaik mungkin agar tidak menjadi orang yang merugi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembagian waktu santri tahfidz Nurul Qur’an MAN 1 Kudus, Conge, Ngembal Rejo, Bae, Kudus. Serta pemanfaatan waktu yang sesuai dengan penafsiran surah al-Ashr dalam tafsir al-Misbah yang berkaitan dengan manajemen waktu. Penelitian menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan triangulasi. Dalam tafsir al-Misbah, Quraish Shihab menjabarkan bahwa al-Ashr bermakna waktu dan sifatnya netral, dimana waktu tersebut menjadi sia-sia atau bermanfaat tergantung dengan manusianya sendiri. Artinya waktu sangat berkaitan dengan kerja manusianya, jika alladzina amanu diartikan sebagai perencanaan, maka wa ‘amilu as-salihat watawasaub al-haq watawa saub al-ashr merupakan bentuk aplikatif dari perencanaan tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen waktu di pondok pesantren Nurul Qur’an dibagi menjadi dua macam, yaitu waktu primer untuk menyetorkan hafalan kepada asatidz pada ba’da maghrib dan waktu sekunder untuk membuat dan mengulang-ulang hafalan pada selain jam wajib setoran. Kedua macam waktu itulah yang menjadi panduan bagi para santri untuk mengimplementasikan makna al-Ashr dalam menghafalkan al-Qur’an.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Waktu, Manajemen, Surat al-Ashr Ayat 1-3.
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an
Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an > Ilmu Tafsir
Divisions: Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 08 Nov 2021 02:18
Last Modified: 08 Nov 2021 02:18
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/5709

Actions (login required)

View Item View Item