Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Di Pengadilan Agama Kudus Studi Kasus Perkara Nomor 455/Pdt.G/2019/PA.Kds

Rohmah, A’in Amalia (2022) Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Di Pengadilan Agama Kudus Studi Kasus Perkara Nomor 455/Pdt.G/2019/PA.Kds. Undergraduate thesis, IAIN Kudus.

[img] Text
1. BAGIAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (345kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (280kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (461kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (816kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (517kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (764kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (359kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (454kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian sengketa ekonomi syariah di pengadilan agama kudus serta alasan dan pertimbangan hakim dalam memutus perkara erkonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data priemer dan sekunder. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik langsung dan tidak langsung. Pengujian keabsahan data berdasarkan empat kriteria yaitu credibility, transferability, dependability, confirmability. Adapun tehnik analisis data yang digunakan adalah metode analisa deskriptif kualitatif. Hasil analisis yang dilakukan penulis dapat disimpulkan, bahwa yang perkara a quo diselesaikan dengan acara biasa . Hal ini membuktikan bahwa penyelesaian perkara a quo sudah sesuai dengan Peraturan Mahakamah Agung Nomor 14 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah. Bahwa alasan dan pertimbangan Hakim atas perkara nomor 455/Pdt.G/2019/PA.Kds adalah menyatakan sah akad Murabahah, Tergugat terbukti melakukan wanprestasi dan membayar ganti rugi materiil Rp 57.551.594 dan membayar biaya perkara. Dasar hukum yang digunakan Majelis Hakim addalah Undang-undang No 7 tahun 1989 sebagaimana di ubah dengan Undang-undang No 3 tahun 2006 dan perubahan kedua Undang-undang Nomor 50 tahun 2000 tentang peradilan Agama. Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah memuat mengenai Akad-akad yang dibentuk secara sah berlaku Nash Syariah. Dan HIR (Herzien Inlandsch Reglement) memuat mengenai pembebanan biaya perkara. Dalam pokok perkara pihak penggugat menyatakan sah Akad Murabahah bahwa tergugat telah melakukan wanprestasi dan menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi materiil dan biaya yang timbul dari perkara tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Akad Murabahah, Penyelesaian Sengketa, Wanprestasi
Subjects: Fiqih, Hukum Islam
Fiqih, Hukum Islam > Mu`alamat
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 21 Mar 2022 01:50
Last Modified: 21 Mar 2022 01:50
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/6861

Actions (login required)

View Item View Item