Analisis Hukum Islam Terhadap Alasan Penolakan Wali Nikah Dalam Konsep Wali Adhal (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Mejobo Tahun 2020-2021)

Sari, Dyah Kumala (2022) Analisis Hukum Islam Terhadap Alasan Penolakan Wali Nikah Dalam Konsep Wali Adhal (Studi Kasus Di KUA Kecamatan Mejobo Tahun 2020-2021). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1.COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (143kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (211kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (457kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (601kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (188kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (582kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (148kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (294kB)

Abstract

Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui konsep pemahaman wali adhal di KUA Kecamatan Mejobo serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh KUA dalam menyelesaikan penolakan wali nikah di KUA Kecamatan Mejobo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif, dengan bentuk penelitian deskriptif kualitatif, yang mengambil lokasi penelitian di KUA Kecamatan Mejobo. Subyek dalam penelitian ini adalah 6 orang diantaranya yaitu Kepala KUA, penghulu muda, penyuluh agama islam maupun pihak-pihak terkait yang mengetahui permasalahan wali adhal. Data-data terhadap alasan penolakan wali nikah dalam konsep wali adhal dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa 1) Konsep pemahaman wali adhal di KUA Kecamatan Mejobo yaitu seorang wali yang berkewajiban untuk menjadi wali nikah namun menolak tidak mau menikahkan. Dan yang menentukan adhal atau tidaknya wali nikah tersebut bukan dari KUA, akan tetapi dari putusan Pengadilan. KUA hanya melakukan pemeriksaan, penolakan pernikahan apabila syarat dan rukun pernikahan tidak terpenuhi. 2) Upaya KUA dalam menyelesaikan penolakan wali nikah ini yaitu pertama, dilakukan upaya mediasi atau pendekatan kekeluargaan yang dilakukan oleh penghulu terhadap wali nikah. Selama masih bisa di mediasi tetap dilakukan karena alangkah lebih baiknya kalau di wali nasab. Kedua, upaya hukum yang dalam hal ini adalah Pengajuan ke Pengadilan Agama untuk penentuan wali agar dapat melaksanakan pernikahan dengan wali hakim.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam, Wali Adhal, Upaya KUA
Subjects: Fiqih, Hukum Islam
Fiqih, Hukum Islam > Hukum Perkawinan (Munakahat)
Fiqih, Hukum Islam > Hukum Perkawinan (Munakahat) > Nikah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 17 Oct 2022 01:32
Last Modified: 17 Oct 2022 01:32
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/7556

Actions (login required)

View Item View Item