Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) Ditinjau Dari Gaya Belajar

Taufiqiyah, Lilis Noor (2023) Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) Ditinjau Dari Gaya Belajar. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. Cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. Abstrak.pdf

Download (388kB)
[img] Text
3. Daftar Isi.pdf

Download (416kB)
[img] Text
4. Bab I.pdf

Download (607kB)
[img] Text
5. Bab II.pdf

Download (759kB)
[img] Text
6. Bab III.pdf

Download (617kB)
[img] Text
7. Bab IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
8. Bab V.pdf

Download (344kB)
[img] Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Download (491kB)

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pendidikan matematika perlu lebih diasah lagi agar siswa mampu meningkatkan kreativitas dalam menyelesaikan berbagai masalah pada soal yang mencakup kemampuan analysing, evaluating, dan creating. Pembiasaan pemberian soal-soal matematik berbasis HOTS di Mts N 4 Rembang masih tergolong kurang. Hal itu dapat mengakibatkan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematik siswa di MTs N 4 Rembang khususnya pada soal-soal berbasis HOTS. Oleh karena itu peneliti akan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis berbasis HOTS dan ditinjau lebih lanjut berdasarkan gaya belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis berbasis HOTS siswa ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, kinestetik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sample pada penelitian ini diambil dengan metode purposive dan snowball sampling. Subjek dalam penelitian ini yakni 3 siswa dengan gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik serta memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi, sedang dan rendah. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan anatara lain yaitu angket, tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan tinggi, hal itu terbukti bahwa siswa mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan pemecahan masalah pada soal kategori menganalisis, dan mencipta. Namun siswa belum mampu memenuhi semua indikator kemampuan pemecahan masalah yakni memeriksa kembali dan menginterpretasikan serta menjelaskan hasil dari pemecahan permasalahan awal pada soal kategori mengevaluasi. Subjek gaya belajar Auditorial memiliki kemampuan pemecahan masalah sedang. Hal itu terbukti bahwa subjek mampu memenuhi semua indikator kemampuan pemecahan masalah matematika berbasis HOTS pada kategori menganalisis. Namun pada soal kategori mengevaluasi subjek belum mampu memenuhi indikator memeriksa kembali dan menginterpretasikan hasil dari penyelesaian permasalahan awal. Pada soal kategori mencipta, Subjek belum mampu memecahkan masalah dengan tepat, siswa hanya mampu mengidentifikasi informasi dalam soal, memilih stratetgi dan mengaplikasikan strategi. Subjek dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan pemecahan masalah matematik rendah. Hal itu terbukti bahwa subjek belum mamapu memecahkan permasalahan matematik pada kategori menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. siswa dengan gaya belajar auditorial hanya mampu memenuh indikator kemampuan pemecahan masalah yakni mengidentifikasi data diketahui dan ditanyakan pada soal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorMalasari, Putri NurUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: kemampuan pemecahan masalah Matematis, Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills), Gaya belajar.
Subjects: 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > Metode Belajar Mengajar, Kegiatan Belajar Mengajar
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Tadris Matematika
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 16 Aug 2023 02:09
Last Modified: 16 Aug 2023 02:09
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/10862

Actions (login required)

View Item View Item