Saputra, Teguh Eka (2024) Tinjuan Hukum Islam Tentang Sewa Menyewa Tanah Dengan Sistem Pembayaran Panen (Studi Kasus di Desa Pecuk Kecamatan Mijen Kabupaten Demak). Undergraduate thesis, IAIN Kudus.
![]() |
Text
COVER-KATA PENGANTAR.pdf Download (998kB) |
![]() |
Text
ABSTRAK.pdf Download (373kB) |
![]() |
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (369kB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Download (602kB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
BAB III.pdf Download (731kB) |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Download (987kB) |
![]() |
Text
BAB V.pdf Download (437kB) |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (587kB) |
Abstract
Tujuan penelitian adalah mengetahui pelaksanaan sewa-menyewa di Desa Pecuk Kecamatan Mijen Kabupaten Demak dan Tinjuan Hukum Islam Tentang Sewa Menyewa Tanah Dengan Sistem Pembayaran Panen di Desa Pecuk Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Untuk menjawab pertanyaan di atas metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan, sifat penelitian ini termasuk dalam deskriptif analitik yaitu menggambarkan praktek sewa menyewa dan menggambarkan secara jelas permasalahan yang terdapat di dalam penelitian ini, serta menilai penelitian tersebut dalam tinjauan hukum Islam. Teknik pengambilan data dengan observasi langsung, wawancara dan dilengkapi dengan data-data yang diambil dari sumber data terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Praktik tentang sewa menyewa tanah dengan sistem pembayaran panen. (studi kasus di desa pecuk kecamatan mijen kabupaten demak) dilakukan oleh pihak pemilik sawah dengan pihak penyewa yang tidak memiliki sawah. Pelaksanaan ijab qabul antara pemilik sawah dan penyewa dilaksanakan secara lisan tanpa adanya bukti tertulis. Batas waktu pemanfaatan dari sawah tersebut selama jangka waktu satu tahun selama 3 (tiga) kali musim panen. Pembayaran uang sewanya pada saat terjadinya akad Sewa menyewa dilakukan pada saat musim panen pertama tiba.Tinjuan hukum islam tentang sewa menyewa tanah dengan sistem pembayaran panen. (studi kasus di desa pecuk kecamatan mijen kabupaten demak) telah menenuhi rukun dan syarat sewa menyewa secara hukum Islam, Serta terkait dengan pembayaran uang sewa yang merupakan kewajiban bagi penyewa yang harus dibayar. Dan semua yang mempraktikkan sewa-menyewa telah membayar sesuai dengan perjanjian, Serta berkaitan dengan tambahan yang harus diberikan selain dari uang sewa pada saat musim panentibadapat dibenarkan, sebab ini termasuk urfshahih. Sahnya perjanjian menurut hukum positif. Sudah sesuai dengan Pasal 1320 KUHP peradata menentukan adanya 4 (empat ) syarat sahnya suatu perjanjian, yakni: Pertama, Adanya kata sepakat bagi mereka yang mengikatkan dirinya; Kedua, Kecakapan para pihak untuk membuat suatu perikatan; Ketiga, Suatu hal tertentu; dan Keempat, Suatu sebab (causa) yang halal.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | sewa-menyewa, hukum sewa-menyewa, bayar panen. | ||||||
Subjects: | Fiqih, Hukum Islam Fiqih, Hukum Islam > Muamalat, Muamalah |
||||||
Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah | ||||||
Depositing User: | Perpustakaan IAIN Kudus | ||||||
Date Deposited: | 18 Feb 2025 03:18 | ||||||
Last Modified: | 18 Feb 2025 03:18 | ||||||
URI: | http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13690 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |