Slang Language Used By “Anak Jaksel” To Enrich Vocabulary: A Descriptive Analysis

Syafaah, Mayda Anis (2024) Slang Language Used By “Anak Jaksel” To Enrich Vocabulary: A Descriptive Analysis. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. Cover.pdf

Download (848kB)
[img] Text
2. Abstrak.pdf

Download (247kB)
[img] Text
3. Daftar Isi.pdf

Download (286kB)
[img] Text
4. Bab I.pdf

Download (460kB)
[img] Text
5. Bab II.pdf

Download (453kB)
[img] Text
6. Bab III.pdf

Download (303kB)
[img] Text
7. Bab IV.pdf

Download (704kB)
[img] Text
8. Bab V.pdf

Download (316kB)
[img] Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Download (307kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya salah satu fenomena ragam bahasa, yaitu slang yang sering muncul di berbagai media social seperti Instagram. Bahasa slang merupakan salah satu diantara bentuk keragaman bahasa yang digunakan dalam pergaulan. Salah satu kota yang menggunakan bahasa slang yang terkenal di Indonesia adalah kota Jakarta Selatan. Kita biasanya menyebutnya tren “anak jaksel”. Penelitian ini berisi tentang menyebutkan dan mengkalsifikasikan jenis-jenis bentuk kata slang berdasarkan teori George Yule dari akun instagram @kampunginggrism, serta mendeskripsikan makna sebenarnya dari slang yang biasanya digunakan dalam komunikasi sehari-hari yang juga dapat digunakan untuk memperkaya kosakata bahasa inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini berupa kosakata yang diperoleh dari postingan pada akun instagram @kampunginggrism, serta pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi (screenshoot). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk bahasa slang yang terdapat dalam akun instagram @kampunginggrism yaitu compounding, blending, clipping, derivation or affixation, and acronyms. Serta makna kata slang yang sebenarnya antara lain couple goals (pasangan yang jadi panutan), toxic relationship (hubungan tidak sehat), trust issue (sulit percaya), bad egg (orang jahat), smart cookie (orang pintar), hangry (marah dan lapar), brunch (makan menjelang siang), frenemy (saingan), staycation (liburan di hotel), bestie (teman dekat), ship (hubungan), fit (baju), sus (curiga), tho (sih), careless (ceroboh), effortless (mudah), misunderstand (salah paham), G5! (tos!), F2F (berhadapan), YOLO (hidup cuma sekali), OIC (aku paham), XOXO (peluk cium), LMAO (ngakak banget), FYI (info tambahan). Penggunaan slang dapat membantu mengurangi kecanggungan dalam berkomunikasi dan membantu juga untuk memperkaya kosakata bahasa inggris yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorSetyoningsih, SetyoningsihUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: bahasa slang, tren “anak jaksel”, kosakata
Subjects: Bahasa > Bahasa Inggris
Bahasa > Bahasa Inggris > Tata Bahasa Inggris
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Tadris Bahasa Inggris (BI)
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 11 Mar 2025 05:16
Last Modified: 11 Mar 2025 05:16
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13940

Actions (login required)

View Item View Item