Tradisi Penulisan Mushaf Alquran Akbar di Yayasan Pendidikan Ilmu-Ilmu Al-Qur’an (YPIIQ) Wonosobo (Studi Living Qur’an)

Firdausa, Zahro (2019) Tradisi Penulisan Mushaf Alquran Akbar di Yayasan Pendidikan Ilmu-Ilmu Al-Qur’an (YPIIQ) Wonosobo (Studi Living Qur’an). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1 cover-kata pegnantar.pdf

Download (2MB)
[img] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (333kB)
[img] Text
3 daftar isi.pdf

Download (500kB)
[img] Text
4 BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
5 BAB II.pdf

Download (5MB)
[img] Text
6 BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text
7 BAB IV.pdf

Download (4MB)
[img] Text
8 BAB V.pdf

Download (578kB)
[img] Text
9 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (514kB)

Abstract

Alquran dipercaya sebagai kalam Allah yang menjadi sumber pokok ajaran agama Islam di samping sumber-sumber lainnya. Upaya untuk membuat hidup dan menghidupkan Alquran oleh masyarakat, dalam arti respons sosial (realitas) terhadap Alquran tersebut sekarang lebih dikenal dengan living qur’an. Tradisi penulisan mushaf Alquran Akbar di Yayasan Pendidikan Ilmu-ilmu Al-Qur’an (YPIIQ) Wonosobo, merupakan salah satu bentuk sikap umat Islam dalam berinteraksi dengan Alquran. Penyalinan Alquran yang semakin canggih di zaman sekarang ini tidak menyurutkan semangat orang-orang tersebut untuk tetap melestarikan Alquran menggunakan tulis tangan. Berdasarkan hal tersebut, penelitan ini bertujuan untuk mengetahui sejarah penulisan mushaf Alquran di Yayasan Pendidikan Ilmu-Ilmu Al-Qur’an (YPIIQ) Wonosobo, untuk mengetahui proses pelaksanaan penulisan mushaf Alquran akbar di Yayasan Pendidikan Ilmu-Ilmu Al-Qur’an (YPIIQ) Wonosobo, dan untuk mengetahui faktor pendorong tradisi penulisan mushaf Alquran akbar di Yayasan Pendidikan Ilmu-Ilmu Al-Qur’an (YPIIQ) Wonosobo masih dilakukan hingga sekarang. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan metode kualitatif yakni metode untuk mengetahui fenomena dan menganalisis data yang ada. Metode pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti menguji keabsahan data dengan memperpanjang pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, munculnya tradisi menulis mushaf Alquran dengan tangan dan berukuran raksasa ini berangkat dari gagasan KH. Muntaha Al-Hafidz, beliau adalah pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Asy’ariyyah, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah. Kecintaan KH. Muntaha Al-Hafidz terhadap Alquran yang membuat terealisasikannya proyek penulisan mushaf Alquran akbar. KH. Muntaha alHafidz juga ingin melanjutkan penulisan Alquran yang sudah pernah ditulis oleh kakeknya, yaitu KH. Abdurrahim (1860-1916 M). Kedua, sebelum melakukan proses penulisan dibentuk dulu kepanitiaan yang berwenang yang terdiri dari pihak Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Asy’ariyyah, pihak Rektorat Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ), dan Yayasan Pendidikan Ilmuilmu Al-Qur’an (YPIIQ). Setelah semua bahan yang dibutuhkan tersedia, tim inti yang terdiri dari penulis inti, pembuat ornamen, dan pentashih mushaf mulai melakukan penulisan mushaf Alquran akbar. Sebelum melakukan penulisan, ada ketentuan tertentu yang harus dilakukan yaitu saat menulis Alquran itu harus dalam keadaan suci, kemudian melakukan sholat sunnah dua rakaat dan saat menulis diiringilah dengan berpuasa kecuali hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa. Ketiga, faktor kuat yang mendorong tradisi penulisan mushaf Alquran akbar di Yayasan Pendidikan Ilmu-Ilmu Al-Qur’an (YPIIQ) Wonosobo masih dilakukan hingga sekarang adalah karena keta’dziman terhadap guru dan ingin selalu memuliakan Alquran.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Living Qur’an,Tradisi, dan Penulisan Mushaf Alquran
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 05 Jan 2021 02:47
Last Modified: 05 Jan 2021 02:47
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/3386

Actions (login required)

View Item View Item