Pemaknaan Surat-Surat Pilihan Dari Al-Qur’an Dalam Tradisi Mujahadah di Pondok Pesantren Al-Kahfi Bawu Batealit Jepara

Nurahim, Muhammad (2019) Pemaknaan Surat-Surat Pilihan Dari Al-Qur’an Dalam Tradisi Mujahadah di Pondok Pesantren Al-Kahfi Bawu Batealit Jepara. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (880kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (867kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (872kB)
[img] Text
04. BAB I.pdf

Download (595kB)
[img] Text
05. BAB II.pdf

Download (775kB)
[img] Text
06. BAB III.pdf

Download (590kB)
[img] Text
07. BAB IV.pdf

Download (843kB)
[img] Text
08. BAB V.pdf

Download (543kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (555kB)

Abstract

Pembacaan Mujahadah Dengan Surat-Surat Pilihan Dalam Al-Qur’an yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Al Kahfi sudah berlangsung 3 tahun ini. Fenomena Mujahadah tersebut termasuk dalam kategori Living Qur’an. Living Qur’an merupakan adalah al-Qur’an yang hidup dan bersanding dengan realitas sosial, baik dari segi tek (tulisan), pemikiran, ucapan maupun tindakan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui praktik serta pemaknaan dari pengamal Mujahadah tersebut terkait surat-surat yang dibaca. Penulis dalam membahas masalah ini menggunakan metode dan pendekatan kualitatif, yaitu pendekatan yang berupaya memahami gejala-gejala yang sedemikian rupa dengan menafikkan segala hal yang bersifat kuantitatif, yang tidak memungkinkan ditemukannya gejala yang dapat diukur dengan angka. Sedangkan sebagai pisau analisisnya dengan menggunakan teori social Karl Mannheim, yakni teori makna yang di kategorikan menjadi tiga : Makna Obyektif, Makna Ekspresif dan Makna Dokumenter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Mujahadah dengan Surat-Surat Pilihan dalam Al-Qur’an ini boleh di lakukan oleh siapa saja, dengan syarat sebagaimana para ambiya’ dan ulama’-ulama’ terdahulu melaksanakannya. 2) Makna dari Mujahadah dengan Surat-Surat Pilihan dalam Al-Qur’an bedasarkan teori Karl Mannheim adalah Pertama, makna Obyektif dimana dalam melakukan Mujahadah ini merupakan salah satu agenda rutin di Pondok Pesantren Al Kahfi, sehingga harus diikuti semua santri dan ustadz-ustadzah yang mukim di pondok pesantren. Kedua, Makna Ekspresif, yakni makna yang di dapat dari setiap pengamal Mujahadah yakni: Sebagai media do’a dan ikhtiyar untuk memperlancar hajat (baik hajat duniawi maupun ukhrawi), Sebagai media untuk mendekatkan diri kepada Allah (Taqorrub Illallah), Sebagai media penenang jiwa, Manfaat Ilmu, Sebagai cara untuk menghindari hal-hal yang kurang bermanfaat, sebagai media menghafal beberapa surat dalam al-Qur’an. Ketiga, Makna Dokumenter yakni Mujahadah ini secara sadar atau tidak sadar telah menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh para santri dan ustadz-ustadzah yang mukim di Pondok Pesantren Al Kahfi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Living Quran, Mujahadah, Teori Karl Manmheim
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan
Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an
Divisions: Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 28 Jun 2021 02:48
Last Modified: 28 Jun 2021 02:48
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/4562

Actions (login required)

View Item View Item