Konsep Tauhid Dalam Al-Qur’an Surat Al-Ikhlas Menurut Penafsiran Husein Ja’far di YouTube “Habib dan Cing

Kurniawan, Muhammad Wahyu (2024) Konsep Tauhid Dalam Al-Qur’an Surat Al-Ikhlas Menurut Penafsiran Husein Ja’far di YouTube “Habib dan Cing. Undergraduate thesis, IAIN Kudus.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (325kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (283kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (392kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (804kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (333kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (854kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (270kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (359kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep tauhid dalam Surah Al-Ikhlas menurut Habib Husein Ja'far, sebagaimana disampaikan dalam channel YouTube 'Habib dan Cing'. Surah Al-Ikhlas merupakan salah satu surah yang secara tegas menegaskan keesaan Allah dan menjadi inti dari konsep tauhid dalam Islam. Habib Husein Ja'far, seorang cendekiawan muda dan dai populer, memberikan penafsiran yang segar dan kontekstual mengenai ayat-ayat dalam surah ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data dikumpulkan melalui observasi video ceramah Habib Husein Ja'far di kanal YouTube 'Habib dan Cing'. Analisis dilakukan dengan menelaah penafsiran yang disampaikan, kemudian dibandingkan dengan penafsiran ulama klasik dan kontemporer lainnya untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Habib Husein Ja'far menekankan pentingnya memahami konsep tauhid bukan hanya sebagai konsep teologis, tetapi juga sebagai dasar moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyoroti makna esensial dari setiap ayat dalam Surah Al-Ikhlas, yaitu Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang Maha Esa (Al-Ahad), yang tidak beranak dan tidak diperanakkan (Lam Yalid wa Lam Yulad), serta tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya (Wa Lam Yakun Lahu Kufuwan Ahad). Dalam pandangan Habib Husein Ja’far, point utama dari konsep Tauhid yang tercantum dalam Surat Al-Ikhlas meliputi beberapa aspek kunci. Pertama, penegasan tentang Kesucian Allah, Surat Al-Ikhlas menegaskan bahwa Allah adalah Maha Esa, tidak memiliki sekutu, dan tidak dapat dibandingkan dengan sesuatu pun. Ini menegaskan kesucian dan keesaan Allah. Kedua, Penolakan Analogi dan Pembatasan, Habib Husein menekankan bahwa Allah tidak dapat dimengerti atau dibatasi oleh pemikiran manusia. Oleh karena itu, analogi atau pemahaman manusia tidak bisa sepenuhnya mencakup kebesaran dan keesaan Allah. Ketiga, implikasi terhadap Ketaatan, Ketaatan manusia kepada Allah haruslah total dan tulus, tanpa campur tangan atau asosiasi dengan yang lain. Ini memperkuat konsep tauhid dalam perilaku dan ibadah sehari-hari. Keempat, pentingnya Memahami Tauhid, Pemahaman yang benar tentang konsep tauhid adalah kunci dalam Islam. Hal ini memberi dasar yang kuat dalam keyakinan dan ibadah kepada Allah yang Maha Esa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorIstianah, IstianahUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Konsep Tauhid, Surah Al-Ikhlas, Habib Husein Ja’far
Subjects: Akidah dan Ilmu Kalam > Iman Kepada Allah
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 25 Feb 2025 02:04
Last Modified: 25 Feb 2025 02:04
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13778

Actions (login required)

View Item View Item