PENGARUH UPAH MINIMUM REGIONAL, TINGKAT PENGANGGURAN DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2011-2015 DARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

Isnawati, Noor (2018) PENGARUH UPAH MINIMUM REGIONAL, TINGKAT PENGANGGURAN DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2011-2015 DARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
01. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
02. ABSTRAK.pdf

Download (611kB)
[img] Text
03. DAFTAR ISI.pdf

Download (283kB)
[img] Text
04. BAB I.pdf

Download (614kB)
[img] Text
05. BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
06. BAB III.pdf

Download (654kB)
[img] Text
07. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
08. BAB V.pdf

Download (282kB)
[img] Text
09. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (375kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh UMR, pengangguran dan PDRB terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Tengah tahun 2011-2015 dari perspektif Ekonomi Syariah secara simultan dan parsial. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggabungan dari Sadono S. (2004), Michael P.T (2006) dan Permenaker No. 01 tahun 1999 Bab I Pasal 1. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research. Sedangkan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari data BPS Provinsi Jawa Tengah tahun 2011- 2015. Pemilihan tahun 2011-2015 berdasarkan dengan data publikasi UMR, pengangguran, PDRB dan IPM dari BPS Jawa Tengah yang telah dipublikasikan ditahun 2017 serta karena pada tahun 2013 dan tahun 2015 terdapat masalah yang akan diteliti lebih lanjut.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, data yang digunakan sebanyak 110 data. Berdasarkan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda didapatkan hasil uji t, variabel UMR tidak berpengaruh terhadap IPM, sedangkan PDRB memiliki pengaruh positif terhadap IPM dengan koefisien regresi sebesar 0.075. Variabel pengangguran berpengaruh negatif terhadap IPM dengan koefisien regresi sebesar -0.546. Hasil uji koefisien determinan (R2) menunjukkan bahwa besarnya nilai R2 0,22 atau sebesar 22%. Artinya perubahan yang terjadi pada IPM dikontribusikan oleh UMR, pengangguran dan PDRB. Sedangkan sisanya sebesar sebesar 78% di kontribusikan oleh variabel lain. Sedangkan hasil uji F secara simultan variabel UMR, pengangguran dan PDRB berpengaruh terhadap IPM di Provinsi Jawa Tengah tahun 2011-2015. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah rentang waktu penelitian yang terlalu singkat dan juga keterbatasan sumber data referensi yang membahas mengenai Indeks Pembangunan Manusia khususnya di Provinsi Jawa Tengah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Indeks Pembangunan Manusia; UMR; Pengangguran; PDRB
Subjects: 300 Ilmu-Ilmu Sosial > 330 Ekonomi, Perekonomian
300 Ilmu-Ilmu Sosial > 330 Ekonomi, Perekonomian > Ekonomi Perburuhan
300 Ilmu-Ilmu Sosial > 330 Ekonomi, Perekonomian > Ekonomi Perburuhan > Kondisi karyawan kelaskan disini upah, gaji, pensiun, jam kerja
Divisions: Fakultas Syariah > Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 22 Apr 2019 03:59
Last Modified: 22 Apr 2019 03:59
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/2379

Actions (login required)

View Item View Item