Konsep Sabar Dalam Al-Qur’an (Studi Analisis Tafsir Ibnu Katsir Dan Tafsir Al Misbah)

Yusro, Muhayyatul (2023) Konsep Sabar Dalam Al-Qur’an (Studi Analisis Tafsir Ibnu Katsir Dan Tafsir Al Misbah). Undergraduate thesis, IAIN Kudus.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (388kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (270kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (566kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (837kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (442kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (857kB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (379kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (442kB)

Abstract

Kekeliruan sebagian masyarakat dalam memahami dan mempraktikkan sifat sabar, bisa jadi di sebabkan karena redaksi-redaksi yang merujuk kata sabar di dalam Al-Qur’an secara umum. Ayat-ayat Al-Qur’an yang membicarakan sabar , umumnya berupa perintah, larangan dan keutamaan yang akan di raih oleh orang yang sabar. Sedangkan teks-teks Al-Qur’an tidak memberikan petunjuk yang jelas dan memadai mengenai pengertian sabar dan cara mempraktikkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini penulis lakukan dengan melihat pandangan dua mufassir yang masyhur tetapi beda zaman yakni Quraish Shihab dan Ibnu Katsir agar dapat melihat poin-poin yang menonjol dari kedua penafsiran tokoh ini. Penulis menganalisis tafsir al-qur'an al-adzim yaitu kitab tafsir ibnu katsir dengan tafsir al-misbah. Karena kitab tafsir ibnu katsir ini muncul pada abad ke-8 H yakni pada abad pertengahan. lalu penulis menggunakan tafsir karya M Quraish Shihab karena tokoh ini memiliki keunikan baik dari segi kepribadian maupun kitab tafsir yang ditulisnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penafsiran sabar menurut M Quraish Shihab dan Ibnu Katsir. Penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian kepustakaan dimana sumbernya berasal dari ruang perpustakaan berupa kitab, buku, majalah dan memanfaatkan media media internet untuk mencari data yang relevan dengan penelitian yang dikaji. Teknik pengumpulan data yang dipake dalam penelitian ini adalah teknik telaah dokumen atau studi dokumentasi, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan konten analisis. Hasil penelitian, M Quraish Shihab memaknai sabar sebagai usaha menahan diri dari sesuatu yang tidak berkenan di hati. Ibnu Katsir memaknai sabar adalah menahan diri dari perbuatan maksiat. Penafsiran M Quraish Shihab dapat penulis tarik benang merah bahwa jika sholat adalah ibadah badaniyyah yang berat, maka sabar merupakan ibadah bathiniyyah yang sama beratnya. Dan M Quiraish shihab dalam meimbeirikan peinafsiran sabar dalam uijian yang beiruipa seidikit rasa takuit, seidikit rasa lapar, keikuirangan harta, jiwa dan buiah-buiahan. Beiliaui meinafsiri sabar teirhadap rasa lapar deingan meinghuibuingkannnya deingan ilmui sains. Dan Ibnui katsir dalam meimaknai sabar dihuibuingkan deingan hal uibuidiyyah, hal ini seilaras deingan peindapatnya Imam Ath-Thabari dalam tafsirnya yaitui Tafsir Ath-Thabari. Ibnui Katsir meinjeilaskan bahwa soluisi dari uijian yang meinimpa manuisia adalah beirsabar dan beirseirah diri keipada Allah. Makna sabar beiliaui jeilaskan deingan ayat Al-Baqarah 156, yaitui orang yang meinguicapkan Innalillahi wainnna ilaihi rojiuin keitika uijian datang. Uicapan ini seilalui dijadikan seibagai peinghibuir seigala keiseidihan dan seinantiasa meinyadari bahwa seimuia adalah milik Allah. Ibnui Katsir dalam meinafsirkan beirsabar atas uijian di ayat al-baqarah 155, ceindeiruing seisuiai deingan keiadaan yang ada di Timuir Teingah

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorKarim, AbdulUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Sabar, Tafsir Al Misbah, Tafsir Ibnu Katsir
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 03 Nov 2023 04:05
Last Modified: 03 Nov 2023 04:05
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/11455

Actions (login required)

View Item View Item