Pemanfaatan Metode “Experiential Learning” Untuk Meningkatkan “Karakter Rasa Ingi Tahu Siswa” Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VI di MI NU Banat Kudus

Kamila, Mellia (2024) Pemanfaatan Metode “Experiential Learning” Untuk Meningkatkan “Karakter Rasa Ingi Tahu Siswa” Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VI di MI NU Banat Kudus. Undergraduate thesis, IAIN Kudus.

[img] Text
COVER-KATA PENGANTAR.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (692kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (644kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (879kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (831kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (551kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (648kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu 1.)Untuk mengetahui penerapan model experiential learning pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan kelas VI di sekolah MI NU Banat Kudus 2.)Untuk mengetahui hambatan dan solusi guru pendidikan kewarganegaraan dalam meningkatkan karakter rasa ingin tahu siswa kelas VI di MI NU Banat Kudus Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala madrasah,guru kelas VI dan siswa kelas VI MI NU BANAT KUDUS, pengumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi,wawacara,dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1.) Pada penelitian yang telah dilakukan pada Guru PPKN Kelas VI di MI NU Banat Peran guru kelas sebagai proses pembelajaran berlangsung dalam meningkatkan karakter rasa ingin tahu peserta didik pada proses pembelajaran PPKN sudah menjalankan perannya sebagai guru kelas dengan baik sesuai dengan indikator pada penelitian ini yaitu menyedikan perangkat pembelajaran, menyediakan fasilitas pembelajaran, Siswa kelas VI tergolong sangat aktif dan dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Karakter rasa ingin tahu yang sudah dicapai siswa kelas VI yaitu: Selalu menelaah informasi maupun ilmu yang didapatkan, Berpikir dinamis dan kritis, dan Selalu menyampaikan pendapat dan mencoba hal baru. 2.) Faktor penghambat peran guru kelas untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa dalam proses pembelajaran PPKN, faktor penghambatnya yaitu beberapa siswa tidak terlalu aktif dalam pembelajaran, belum memiliki rasa percaya diri untuk menyampaikan rasa ingin tahunya, serta kurang menguasai materi yang diajarkan , Untuk mengatasi hambatan tadi yang dihadapi dalam proses pembelajaran, guru dapat mengambil beberapa langkah solutif. Pertama, guru bisa mengkondisikan siswa yang masih ribut dengan melakukan perjanjian bersama untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Selain itu, guru juga perlu menegaskan otoritasnya dalam mengatur siswa yang sulit diatur. Selanjutnya, dengan menciptakan kelas yang kondusif, guru dapat menjelaskan dengan baik dan jelas prosedur pembelajaran PPKN. Guru juga perlu meningkatkan kemampuannya sebagai motivator agar siswa termotivasi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Tidak hanya itu, guru juga harus mendorong siswa untuk percaya pada kemampuan mereka sendiri dan menjadi kreatif dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik bagi siswa. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kendala-kendala dalam pembelajaran dapat diatasi dengan lebih efektif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorMubarok, HusniUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: pembelajaran metode experiential learning, meningkatkan karakter rasa ingin tahu siswa
Subjects: Ilmu-Ilmu Sosial > Pendidikan > Metode Pembelajaran, Strategi Pembelajaran
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 27 Feb 2025 03:20
Last Modified: 27 Feb 2025 03:20
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13797

Actions (login required)

View Item View Item