Konsep Al-Syifa' dalam Al-Qur’an (Analisis Semantik Thoshihiko Izutsu)

Junaedi, Ahmad (2024) Konsep Al-Syifa' dalam Al-Qur’an (Analisis Semantik Thoshihiko Izutsu). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. Cover - Kata Pengantar.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. Abstrak.pdf

Download (447kB)
[img] Text
3. Daftar Isi.pdf

Download (363kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (866kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (648kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (563kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (301kB)
[img] Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Download (336kB)

Abstract

Dalam menjalani kehidupan, manusia sering kali menemukan masalah, sehingga menyebabkan kesehatan menurun dan terkena penyakit. Kesehatan bisa diraih kembali dengan metode beberapa pengobatan Masih adanya metode pengobatan yang terjadi di tengah masyarakat yang masih menggunakan cara dan sumber obat yang haram dalam pengobatan ketika terpapar suatu penyakit merupakan hal jelas bertentangan dengan larangan Rasulullah saw. Tujuan pembahasan ini adalah demi mengetahui dan menjelaskan bentuk pengobatan islami berdasarkan ayat al-syifa>‘ . Metode peliitian yang digunakan ialah metode libary research. Sumber primer dalam penelitian ini adalah buku Relasi Tuhan dan Manusia: Pendekatan Semantik terhadap Al-Qur‟an sedangkan sumber sekundernya mengambil dari kamus, buku, kitab tafsir dan literatur lainnya. Pada penelitian ini penulis mengulas makna al-syifa>‘ menggunakan teori semantik Thoshihiko Izutsu menunjukkan Proses yang pertama dilakukan dalam penelitian inı adalah meneliti makna dasar al-syifa>‘ yang mempunyai arti melngoblati, kemudian makna relasional al-syifa>‘ dikaji melnggunakan analisis sintagmatik melnghasilkan blahwa kata al-syifa>‘ melmpunyai dua makna yaitu oblat hati blagi orang yang blelriman dan oblat untuk pelnyakit fisik manusia. Seldangkan makna relasional yang dianalisis secara paradigmatik, kata al-syifa>‘ mempunyai relasi delngan kata dawa>‘ , ta>bla, t}ahhara, saqi>m, mari>d , h{azan. Kemudian kata al-syifa>‘ dianalisi melalui aspek sinkronik dan diakronik yang terbagi menjadi tiga masa pada masa pra Qur‟anik, Qur‟anik dan pasca Qur‟anik. Dari ketiga masa tersebut makna kata al-syifa>‘ mengalami perkembangan makna, yatu ketika zaman Qur‟anik penekanan kelpada keltauhidan. Selanjutnya welltanschauung kata al-syifa>‘ dalam al-Qur‟an, konsep al-syifa>‘ dalam al-Qur‟an masih dimaknai obat, tapi jika dimaknai oleh ulama sufi al-syifa>‘ menjadi oblat rindu dari cinta Allah dan jika dimaknai oleh ulama yang melnafsirkan al-Qur‟an delngan corak ilmi atau sains blahwa al-syifa>‘ adalah pelngoblatan yaitu delngan melnggunakan madu ada didalam pelrut lelblah yaitu ada madu yang dapat digunakan untuk oblat untuk melnyelmbluhkan pelnyakit yang didelrita manusia. Pemaknaan al-syifa>‘ dengan menggunakan semantik ini ada relevansi terhadap penyakit, diantaranya penjagaan pola hidup sehat, pemahaman tentang penyakit, pengobatan dan prevensi penyakit, dan kepercayaan kita kelpada Allah SWT dalam melngatasi pelnyakit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsEmail
Thesis advisorNajiyya, Waffada AriefUNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Al-Syifa', Semantik Izutsu, Obat
Subjects: Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Quran Tafsir
Depositing User: Perpustakaan IAIN Kudus
Date Deposited: 14 Mar 2025 04:03
Last Modified: 14 Mar 2025 04:03
URI: http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13999

Actions (login required)

View Item View Item