Riani, Vita (2024) Strategi Komunikasi Dalam Menyampaikan Pesan Halal Brand Skincare Isna Glow. Undergraduate thesis, IAIN Kudus.
![]() |
Text
01.COVER.pdf Download (891kB) |
![]() |
Text
02.ABSTRAK.pdf Download (243kB) |
![]() |
Text
03.DAFTAR ISI.pdf Download (247kB) |
![]() |
Text
04.BAB I.pdf Download (374kB) |
![]() |
Text
05.BAB II.pdf Download (445kB) |
![]() |
Text
06.BAB III.pdf Download (252kB) |
![]() |
Text
07.BAB IV.pdf Download (710kB) |
![]() |
Text
08.BAB V.pdf Download (246kB) |
![]() |
Text
09.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (369kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya banyak brand skincare di pasaran. Persaingan bisnis dalam bidang skincare semakin ketat, hal tersebut menstimulasi setiap pengusaha harus dapat berfikir inovatif dan cerdas dalam merencanakan bagaimana agar bisnis skincare yang dijalankan dapat bertahan dan bersaing dengan produk lain. Isna Glow menjadi salah satu merk skincare dengan label BPOM yang mulai melakukan beberapa strategi komunikasi untuk menggaet konsumen agar tertarik dengan produknya. Ditengah banyaknya produk skincare non-BPOM yang berpotensi membahayakan bagi penggunanya, Isna Glow hadir ditengah pasaran skincare dengan keunggulannya memiliki sertifikasi halal dari BPOM. Dari hal itulah peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terkait bagaimana Isna Glow Skincare dapat merencanakan strategi komunikasinya untuk menyampaikan pesan halal produk skincare dengan label BPOM yang dimilikinya, untuk meng-counter produk-produk skincare yang non-BPOM. Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah empat orang yaitu Owner Isna Glow Skincare, agen Isna Glow Skincare, reseller Isna Glow Skincare, serta pengguna produk Isna Glow Skincare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi serta apa saja media yang digunakan brand skincare Isna Glow dalam menyampaikan pesan halal produk skincare BPOM miliknya. Selain media dan strategi, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui problem yang dihadapi produsen skincare Isna Glow dalam menerapkan strategi komunikasinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Isna Glow Skincare memanfaatkan peralihan konvergensi dalam dunia marketing yang mulanya dalam berkomunikasi harus bertatap muka, kini juga dapat memanfaatkan komunikasi daring. Isna Glow Skincare melakukan strategi komunikasi daring dengan memanfaatkan platform media sosial, mulai dari Instagram, Tiktok, WhatsApp, dan Facebook. Hal tersebut dikarenakan melalui media social dinilai lebih efisien. Selain itu, komunikasi tatap muka dalam berbisnis juga tidak ditinggalkan, karena melalui komunikasi tatap muka, relasi akan terjalin lebih mudah dan meningkatkan efektivitas dalam pemasaran produk karena ada feedback dan hubungan timbal balik yang lebih intens dalam komunikasi tatap muka.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | strategi komunikasi, isna glow skincare, pemasaran produk BPOM | ||||||
Subjects: | Fiqih, Hukum Islam > Aspek fiqih lainnya > Halal Ilmu-Ilmu Sosial > Interaksi Sosial > Komunikasi |
||||||
Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) | ||||||
Depositing User: | Perpustakaan IAIN Kudus | ||||||
Date Deposited: | 20 Mar 2025 07:34 | ||||||
Last Modified: | 20 Mar 2025 07:34 | ||||||
URI: | http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/14071 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |