Ningrum, Rina Kartika (2024) Penerapan Bimbingan Mental Spiritual dalam Meningkatkan Motivasi Hidup pada Pasien Rehabilitasi Pascaskizofrenia di Yayasan Jalma Sehat Kudus. Undergraduate thesis, IAIN Kudus.
![]() |
Text
01. COVER.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
02. ABSTRAK.pdf Download (765kB) |
![]() |
Text
03. DAFTAR ISI.pdf Download (691kB) |
![]() |
Text
04. BAB I.pdf Download (804kB) |
![]() |
Text
05. BAB II.pdf Download (790kB) |
![]() |
Text
06. BAB III.pdf Download (829kB) |
![]() |
Text
07. BAB IV.pdf Download (935kB) |
![]() |
Text
08. BAB V.pdf Download (590kB) |
![]() |
Text
09. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (599kB) |
Abstract
Salah satu permasalahan dalam pemulihan mental pasien pascaskizofrenia ialah rendahnya motivasi hidup, hal ini dapat disebabkan karena adanya stigmatisasi dari masyarakat, kurangnya dukungan keluarga, dan kurangnnya pemahaman dalam diri sendiri. Dari kondisi tersebut dapat menjadi penghambat proses pemulihan yang berakibat perawatan ulang, Maka dari itu, terapis/pembimbing rohani di Yayasan Jalma Sehat memberikan bimbingan mental spiritual sebagai proses pemulihan bagi para pasien. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana pelaksanaan bimbingan mental spiritual dalam meningkatkan motivasi hidup pasien rehabilitasi pascaskizofrenia di Yayasan Jalma Sehat Kudus? 2) Bagaimana dampak dari pelaksanaan bimbingan mental spiritual dalam meningkatkan motivasi hidup pada pasien rehabilitasi pascaskizofrenia di Yayasan Jalma Sehat Kudus? Dalam penelitian yang penulis lakukan merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap terapis/pembimbing rohani, perawat, dan 3 pasien pascaskizofrenia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Pelaksanaan bimbingan mental spiritual di Yayasan Jalma Sehat terdapat tiga tahapan yaitu tahap awal bimbingan, tahap kegiatan/pelaksanaan bimbingan, dan tahap akhir bimbingan. Dalam meningkatkan motivasi hidup bagi pasien, terapis menggunakan tiga metode bimbingan yang meliputi; ceramah untuk meningkatkan keimanan & ibadah, nasihat sebagai pembinaan akhlak, dan diskusi/dialog dengan cara konseling untuk membantu mengatasi masalah. 2) Dampak dari penerapan bimbingan mental spiritual yaitu pasien merasa lebih tenang, mampu mengelola emosional, dan pasien memiliki tujuan hidup/harapan. Sedangkan dari kondisi spiritualnya yaitu pasien mampu memiliki motivasi beribadah, lebih religius, dan berperilaku lebih baik. Sehingga dari dampak yang dihasilkan mampu memulihkan kondisi mental spiritual pasien dan meningkatkan motivasi hidup pasien yang rendah.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Subjects: | Filsafat, Dakwah, Pendidikan dan Pembaharuan Islam > Psikologi Islam | ||||||
Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Bimbingan Konseling Islam (BKI) | ||||||
Depositing User: | Perpustakaan IAIN Kudus | ||||||
Date Deposited: | 17 Mar 2025 04:52 | ||||||
Last Modified: | 17 Mar 2025 04:52 | ||||||
URI: | http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/14030 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |