Nugraha, Arief (2024) Peran Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam Mengurangi Angka Perkawinan Dini di Kabupaten Kudus. Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.
![]() |
Text
1. COVER.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (352kB) |
![]() |
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (326kB) |
![]() |
Text
4. BAB I.pdf Download (483kB) |
![]() |
Text
5. BAB II.pdf Download (675kB) |
![]() |
Text
6. BAB III.pdf Download (443kB) |
![]() |
Text
7. BAB IV.pdf Download (638kB) |
![]() |
Text
8. BAB V.pdf Download (315kB) |
![]() |
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (348kB) |
Abstract
Penelitian pada sekripsi ini memiliki tujuan guna mengetahui serta menjabarkan peran Dinsos P3AP2KB, mengetahui faktor pendukung dan penghambat serta implikasi Dinsos P3AP2KB dalam mengurangi angka perkawinan dini di Kabupaten Kudus. Penelitian menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakn Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Dinsos P3AP2KB Kudus dalam menjalankan peran untuk menurunkan angka pernikaham dini yaitu dengan dua Upaya pertama dengan media online (Youtube, Instagram, Whatts App) dan langsung turun kelapangan seperti sosialisasi, penegenalan, konsultasi, pendampingan, dan pembimbingan. 2) Faktor Pendukung dalam Mengurangi angka Pernikhan dini di Kabupaten Kudus yaitu Kualiats yang mumpuni dan Peran media online, faktor penghambat dalam mengurangi angka perkawinan dini di kabupeten kudus antara lain kurangnya Pendidikan dan desakan ekonomi serta pergaulan bebas. 3) Implikasi Dinsos P3AP2KB sebagai pemanfaatan bagi remaja untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi para remaja. Jenjang pendidikan yang terencana, Berkarir dalam pekerjaan yang terencana, Menikah dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi. Dan Pionir bagi remaja untuk menjauhi pernikah dini dan juga sebagai pendidik/konselor untuk menunjukan bahwa dalam membetuk keluarga impian itu butuh pemahaman akan bahaya perkawinan dini. 4) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak mengatur dengan jelas tentang hak serta perlindungan atas anak dan mengamanatkan kewajiban serta tanggungjawab untuk Negara, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Masyarakat, keluarga dan Orang tua atau wali dalam menajalankan kewajiban tehadap perlindungan anak dari pekawinan dini dan kekerasan pada anak lainnya.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | Peran, Dinsos, Perkawinan Dini | ||||||
Subjects: | Fiqih, Hukum Islam > Hukum Perkawinan (Munakahat) | ||||||
Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam | ||||||
Depositing User: | Perpustakaan IAIN Kudus | ||||||
Date Deposited: | 07 Feb 2025 08:10 | ||||||
Last Modified: | 07 Feb 2025 08:10 | ||||||
URI: | http://repository.iainkudus.ac.id/id/eprint/13581 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |